Info :
Bonus Refferal 5% + 1% Setiap Mengajak Temannya Bermain Di Tempat Kami
  • bbmD3F62DE3
  • wa+855 92 233 058
  • wechatBuanabet
  • lineBuanabet

Asal Usul Sabung Ayam Bali & Jawa

Lucy Luciole BERITA AYAM
28/04/2017 | 13:59

Sabung Ayam Online – Di kota Bali tajen merupakan nama lain dari sabung ayam, nama ini berasal usul dari tabuh rah yang salah satu upacaranya dalam masyarakat Hindu di kota Bali. Hal ini bertujuan mulia yaitu untuk mengharmoniskan hubungan manusia dengan Bhuana Agung, upacara ini merupakan serangkaian  dari beberapa upacara yang menggunakan binatang kurban seperti ayam, itik, babi dan juga kerbau. Persembahan ini biasanya dilakukan dengan cara di sembelih bagian lehernya setelah diberikan mantera-mantera khusus sebelumnya.

Poerwatempel Bangli 1947

Poerwatempel Bangli 1947

Tradisi ini sudah lama dijalankan bahkan sejak masa kerajaan Majapahit, dahulu kala orang menyebutnya dengan istilah menetak gulu ayam. Akhirnya tabur rah ini menyebar hingga Bali yang diawali oleh pelarian orang-orang kerajaan Majapahit, pada tahun 1200. Tabuh rah ini selalu diselenggarakan untuk rangkaian upacara Butha yakni upacara ini banyak disebut dalam berbagai lontar.

Pada lontar upacara praketi menyertakan adanya upacara sabung ayam didalamnya, pada waktu hari raya diadakan pertarungan yang dianggap suci pada bulan kesanga itu sampai dengan 3 sehet dengan perlengkapan upacara. Bukti dari tabuh rah merupakan rangkaian dari upacara Bhuta Yadnya di Bali sejak zaman dahulu yang didasarkan pada Prasasti Batur Abang I tahun 933 Saka dan juga Prasasti Batuan tahun 944 Saka.

Sedangkan di Jawa sabung ayam ini berasal dari cerita rakyat yaitu Cindelaras yang memiliki ayam sakti dan diundang oleh raja Jenggal yaitu Raden Putra untuk menyabung ayam. Jika ayam Cindelaras sampai kalah maka ia bersedia kepalanya dipancung, tetapi juga ayam tarungnya menang maka setengah kekayaan Raden Putra akan menjadi miliki Cindelaras. Kemudian kedua ekor ayam itu bertarung dengan gagah berani, dan dalam waktu yang singkat saja ayam Cindelaras berhasil menaklukkan ayam sang Raja.

Pada akhirnya kehebatan ayam Cindelaras diakui oleh sang raja dan ternyata terungkap bahwa Cindelaras adalah putranya sendiri yang lahir dari permaisuri yang terbuang akibat keiridengkian sang selir. Secara sejarah nyata sabung ayam ini memiliki peran dalam pembentukan kerajaan di Jawa, bahwa hal ini menjadi peristiwa politik pada masa lampau terkait juga dengan Singosari.

Sabung Ayam Jawa 1900

Sabung Ayam Jawa 1900

Dikisahkan juga terjadi penyelenggaraan sabung ayam oleh kerajaan Singosari yang memiliki peraturan bahwa siapapun yang akan masuk kedalam arena sabung ayam dilarang membawa senjata alias keris. Sebelum Anusapati berangkat ke arena pertandingan ayam, Ken Dedes sang ibu dari Anusapati memberitahukan agar anaknya jangan melepas keris pusaka yang dipakainya jika ingin menyaksikan sabung ayam yang diselenggarakan tetapi sesaat sabung ayam ini belum terjadi dia terpaksa melepas kerisnya atas desakan Pranajaya dan Tohjaya yang menyebabkan kekacauan bahwa peristiwa yang dikuatirkan oleh ibunya merenggut nyawa sang anak yaitu Anusapati yang dibunuh oleh adiknya yang bernama Tohjaya karena ditusuk keris pusakanya sendiri.

Demikian artikel untuk hari ini mengenai asal usul sabung ayam di pulau Bali dan Jawa, semoga bisa membantu dan bermanfaat untuk semua para pecinta sabung ayam di Indonesia 😀

Follow us on :
  • facebook
  • linkedin
  • Googleplus
  • Path
  • Twitter
  • Pinterest
  • s128
  • cf88id
  • sv388
  • 18+
  • secure
  • Support Browser :
  • browsers
banklist