Info :
Bonus Refferal 5% + 1% Setiap Mengajak Temannya Bermain Di Tempat Kami
  • bbmD3F62DE3
  • wa+855 92 233 058
  • wechatBuanabet
  • lineBuanabet

Bau Ayam Mencegah Nyamuk Malaria

Lucy Luciole BERITA AYAM
18/04/2017 | 18:44

Sabung Ayam Online – Siapa yang tidak mengetahui tentang penyakit malaria? Menurut WHO terdapat sekitar 215 juta kasus malaria dan 439.000 kematian yang disebabkan oleh penyakit malaria pada tahun 2015. Di Indonesia, kita harus siap menghadapi penyakit-penyakit endemik yang beresiko tinggi di daerah tropis salah satu diantaranya adalah penyakit malaria ini.

Tidur dengan Ayam

Tidur dengan Ayam

Penyakit yang satu ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles yang betina yang diinfeksi oleh parasit Plasmodium, gigitan nyamuk juga dimasukkan parasit ini dari air liur nyamuk ke dalam darah seseorang. Malaria ini biasanya menyebabkan gejala seperti muntah, demam, kelelahan serta sakit kepala. Dalam kasus yang sudah parah, malaria dapat menyebabkan kejang, kulit kuning, koma dan juga kematian.

Berbagai cara dapat kita hindari dari infeksi malaria, salah satunya dengan cairan anti nyamuk. Tapi 1 hal yang baru saja terungkap bahwa menurut hasil dari studi para peneliti bisa menemukan bahwa bau dari ayam yang hidup bisa membantu melawan malaria dengan cara melihat perilaku nyamuk Anophelses Arabiensis yang ada pada tiga desa di daerah Ethiopia Barat. Daerah tersebut biasanya tempat tinggal dengan ternak mereka ada pada satu tempat.

Peneliti dari Swedish University of Agricultural Sciences and Addis Ababa University di Ethiopia menemukan bahwa nyamuk memelih darah manusia dibandingkan hewan, Sementara ketika diluar tanpa adanya manusia, secara acak nyamuk memilih menghisap darah dombang, sapi maupun kambing. Dalam studi ini terungkap bahwa nyamuk Anopheles Arabiensis ini menghindari ayam saat diluar maupun dalam ruangan, penelitian yang sebelumnya menunjukkan bahwa spesies ini menghindari burung atau juga unggas.

Diketahui bahwa nyamuk Anopheles sangat mengandalkan indera penciuman mereka untuk mencari mangsanya, para ilmuwan mencoba mengumpulkan rambut, bulu dan wol dari sapi, kambing dan domba serta ayam dari desa tersebut. Mereka mengidentifikasi senyawa bau dan aroma yang unik dari masing-masing hewan itu sendiri dan menyelidiki bagaimana aroma ini bisa menolak kehadiran nyamuk malaria.

Ada empat senyawa yang terkandung diantaranya, hexadecane, trans-limonene, isobutyl butrate, dan naftalena yang disebut juga sebagai senyawa khusus yang ada pada ayam. Senyawa ini yang dipastikan menjadi alasan daripada nyamuk tidak mau mendekati sang ayam. Aroma ini berfungsi sebagai penolak nyamuk alami menurut Rickard Ignell sebagai ahli ekologi kimia University of Agricultural Science di Swedia.

Sebagai ujicoba lainnya peneliti ini menempatkan relawan dalam tempat tidur yang berkelambu pada sebelas pondok berbeda dan memasang perangkap nyamuk. Pada sebelas perangkap nyamuk itu peneliti sudah menambahkan aroma yang berbeda dan juga mengumpulkan nyamuk yang terperangkap di setiap pondoknya masing-masing.

Hasil uji coba ini menunjukkan bahwa sangat sedikit nyamuk yang terperangkap dalam pondok dengan aroma ayam dibandingkan dengan pondok beraroma lainnya. Hal sama ini juga terjadi ketika ada ayam hidup diletakkan dalam kandang kecil dan dikurung dipondok tersebut. Kami terkejut menemukan bahwa hasilnya nyamuk malaria ini menolak bau yang dikeluarkan ayam. Maka studi terbaru ini menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa nyamuk malaria secara aktif menghindari spesies hewan tertentu untuk menghisap darah.

Belum dapat dipastikan mengapa aroma ayam ini dapat menjadi penolak nyamuk tersebut, salah satu dari kemungkinan yang ada bahwa darah ayam hanya memiliki sedikit nutrisi atau sulit dicerna oleh ras serangga. Atau bisa juga kemungkinan yang lainnya adalah bahwa unggas menyebabkan ancaman bagi nyamuk sehingga serangga berevolusi untuk menghindarinya. Penemuan ini berpotensi melahirkan obat penolak alami untuk nyamuk yang bisa melindungi kita dari penyakit malaria.

Ayam Pencegah Nyamuk Malaria

Ayam Pencegah Nyamuk Malaria

Karena penyakit malaria ini tidak bisa kita remehkan begitu saja, WHO sudah mencatat secara global bahwa terdapat 214 juta kasus malaria dan 438.000 diantaranya menyebabkan kematian pada tahun 2015. Oleh sebab itu jika ada kebutuhan mendesak untuk mengidentifikasi penolak nyamuk untuk melawan malaria, mungkin cara ini bisa menjadi cara relevan secara ekologis yang menjadi pilihan lebih baik bila dibandingkan dengan penolak buatan. Demikian artikel dari Lucy untuk hari ini mengenai bau ayam mencegah nyamuk malaria, semoga bisa membantu dan bermanfaat untuk para pecinta sabung ayam di seluruh jagat Indonesia 😀

Follow us on :
  • facebook
  • linkedin
  • Googleplus
  • Path
  • Twitter
  • Pinterest
  • s128
  • cf88id
  • sv388
  • 18+
  • secure
  • Support Browser :
  • browsers
banklist