Info :
Bonus Refferal 5% + 1% Setiap Mengajak Temannya Bermain Di Tempat Kami
  • bbmD3F62DE3
  • wa+855 92 233 058
  • wechatBuanabet
  • lineBuanabet

Josie-Kosei Sisi Gelap Dunia Porstitusi Siswi Jepang

Lucy Luciole HIBURAN LAIN-LAIN
25/02/2017 | 21:10

Bandar Judi Online – Masyarakat Jepang terutama remaja siswinya terbilang mempunyai sisi gelap dalam kehidupan malamnya, dimana para sisiwi Jepang yang dikenal sebagai Josie-Kosei Osanpo tidak sedikit menjadi remaja bayaran yang harus melayani setiap lelaki termasuk meramal, memijat, berjalan jalan bahkan melakukan hubungan seksual.

 

Josie-Kosei Sisi Gelap Dunia Portitusi Siswi Jepang

Josie-Kosei

Sudah menjadi rahasia umum jika Jepang merupakan surga dari berbagai jenis fantasi sex terutama untuk memuaskan para hidung belang dan di Jepang terdapat berbagai macam klub malam dengan berbagai penawaran untuk para pria seperti mendapat layanan ekstra dari para Josie-Kosei yang berarti layanan berkencan dengan gadis SMA.

Banyak hal yang terbilang sangat menggoda yang bisa dilakukan dengan para JK ini, seperti SoapLand (Mandi Bersama) dan CosplayBox (memilih gadis sesuai dengan kostum yang kita inginkan). Awalnya pekerjaan dari Josie-Kosei ini hanyalan pekerjaan sambilan dengan membagikan brosur oleh para siswi SMA, hingga akhirnya pekerjaan sambilan ini berujung pada sebuah transaksi sex antara Josie-Kosei dengan pelanggannya.

Di Jepang seorang siswi SMA yang terlihat polos memiliki penawaran yang sangat tinggi dan memiliki daya tarik yang tinggi, terlebih ciri khas siswi SMA di Jepang yang memakai rok pendek dan hal inilah yang paling diminati oleh para industri di Jepang. Banyak yang tidak mengetahui bahwa selain dijadikan sebagai Josie-Kosei, kita sendiri benar benar bisa membeli siswi SMA ini untuk menemani kita.

Josie-Kosei Sisi Gelap Dunia Portitusi Siswi Jepang

Josie-Kosei

Sudah lama sekali orang yang tidak bertanggung jawab mencari keuntungan yang berlipat dengan merubah tradisi Josie-Kosei menjadi ajang porstitusi anak di bawah umur. Menurut media yang berasal dari wartawan asal Brooklyn, para Josie-Kosei ini sering terlihat di distrik Akihabara yang merupakan pusat dunia malam di Jepang selain distrik Kabukicho yang memant dikhususkan untuk tempat porstitusi di Jepang.

Selama di Akihabara para Josie-Kosei ini berusaha untuk menarik orang orang yang lewat agar mampir ketempat yang mereka promosikan, jika seseoarang berminat maka ia bisa masuk dan memilih dengan siswi mana yang ingin diajak ngobrol, diramal , dipijat ataupun hal yang plus plus. Menurut sumber media, untuk jasa Josie-Kosei ini diharuskan membayar 3.000 yen atau sekitar $30.

Josie-Kosei Sisi Gelap Dunia Portitusi Siswi Jepang

Josie-Kosei

Para siswi yang terlibat Josie-Kosei kebanyakan dari kalangan keluarga yang kurang harmonis dan juga masalah utama adalah faktor keuangan. Selain memasang tarif untuk meramal, pijat dan mengobrol, tidak jarang para Josie-Kosei ini mendapat penawaran yang lebih seperti menyentuh payudara bahkan ajakan untuk berhubungan sex.

Budaya Josie-Kosei ini mulai berkembang pada awal tahun 1990-an, dimana pemilik perusahaan lebih tertarik untuk mencari gadi-gadis muda yang masih bersekolah untuk mendapatkan pelanggan bagi tempat usahanya, maka tidak jarang Josie-Kosei ikut terlibat dalam bisnis porstitusi.

Follow us on :
  • facebook
  • linkedin
  • Googleplus
  • Path
  • Twitter
  • Pinterest
  • s128
  • cf88id
  • sv388
  • 18+
  • secure
  • Support Browser :
  • browsers
banklist