Info :
Bonus Refferal 5% + 1% Setiap Mengajak Temannya Bermain Di Tempat Kami
  • bbmD3F62DE3
  • wa+855 92 233 058
  • wechatBuanabet
  • lineBuanabet

Penyebab Flek atau Bubul pada Ayam

Lucy Luciole BERITA AYAM
26/03/2017 | 04:02

Sabung Ayam Online – Salah satu jenis penyakit pada ayam tarung yaitu flek atau juga kita sebut dengan tedun rambat, atau nama lainnya lagi yang sering digunakan para pecinta sabung ayam di Indonesia adalah penyakit bubul gantung yang sangat dikeluhkan bagi para pecintanya. Penyakit yang satu ini memang tidak terlalu berbahaya dan mematikan tetapi memiliki suatu hal yang sangat mengganggu bagi para pecinta ayam tarung.

Kandang Ayam Tarung

Kandang Ayam Tarung

Hal ini dikarenakan oleh penyakit ini yang dapat mengurangi kemampuan ayam tarung dalam bertanding, pada kasus yang sudah parah penyakit ini bahkan bisa menyebabkan ayam tarung ini pincang bahkan mungkin saja ayam tarung mengalami kelumpuhan. Walaupun belum pernah ada kasus yang membuat ayam tarung sampai mati karena penyakit ini, karena penyakit ini selalu menyerang pada bagian kaki ayam tarung.

Setelah Lucy lakukan penelitian yang lebih mendalam dari berbagai sumber yang ada, penyakit flek atau bubul ini memang belum diketahui secara pasti apa penyebabnya bahkan sudah sampai diteliti oleh para ahli dokter hewan, kabar baik yang akan dibagikan pada artikel ini bahwa kita bisa menemukan keterangan yang mungkin bisa menjadi pertimbangan bahwa penyakit ini bukan disebabkan oleh virus ataupun bakteri. Ternyata dalam beberapa catatan para ahli atau dokter hewan, penyakit ini menyerang pada negara yang jarang terkena sinar matahari saja seperti di Indonesia yang kandangnya tidak terkena sinar matahari yang cukup.

Banyak laporan yang menyatakan banyak ayamnya yang terkena penyakit ini, seperti yang sudah diberitahu diatas bahwa penyakit bubul ini disebabkan oleh kurangnya sinar matahari atau bisa kita sebut juga kandangnya yang lembab. Ayam tarung yang kurang diperhatikan oleh pecintanya, biasanya ayam hanya diletakkan di kandang dan jarang dikeluarkan supaya bisa mendapatkan panas yang cukup atau sekedar mandi dan jemur. Karena kurangnya sinar matahari inilah yang membuat fungsi penyerapan nutrisi pada ayam tarung ini terganggu dan menyebabkan ayam tarung mudah terkena penyakit yang satu ini. Jika hal ini dibiarkan berlanjut maka akan terjadi thrombocytopenia yang berarti pendarahan dibawah sisik dan kakinya bengkak. Gejala ini merupakan ciri yang membuat sisik kaki merah dan jika ditekan akan menghilang tetapi ketika dilepas akan muncul kembali warna merahnya.

Gejala yang ditimbulkan seperti jalan ayam yang terlihat pincang, pembengkakan sekitar kaki ayam yang terindikasi oleh flek, ayam sering jongkok, dsb. Selain karena kurangnya asupan cahaya matahari dan lembabnya kandang, ayam tarung mengalami kekurangan mangan, kolin, asam folat, biotin dan niasin yang dikarenakan oleh penyerapan terganggu. Dan bisa juga terjadi karena kurangnya vitamin C, ataupun karena penggunaan bahan aditif yang berlebihan dan mengandung steroid.

Cara pengobatannya bisa dilihat pada artikel Cara Mengobati Penyakit Bubul pada Ayam Tarung. demikian artikel dari Lucy untuk hari ini, semoga bisa membantu dan bermanfaat untuk para pecinta sabung ayam di Indonesia 😀

Follow us on :
  • facebook
  • linkedin
  • Googleplus
  • Path
  • Twitter
  • Pinterest
  • s128
  • cf88id
  • sv388
  • 18+
  • secure
  • Support Browser :
  • browsers
banklist