Info :
Bonus Refferal 5% + 1% Setiap Mengajak Temannya Bermain Di Tempat Kami
  • bbmD3F62DE3
  • wa+855 92 233 058
  • wechatBuanabet
  • lineBuanabet

Teori Khemostatik pada Sabung Ayam

Lucy Luciole Sabung Ayam
06/06/2017 | 13:17

Sabung Ayam – Pada hari ini Lucy akan membahas mengenai teori khemostatik dan juga thermostatik yang ada pada sabung ayam, yang pertama khemostatik adalah sebuah teori dimana hewan itu makan untuk memperkaya kebutuhan nutriennya. Sedangkan thermostatik merupaka teori yang menyebutkan bahwa makanan hewan yang dikonsumsi untuk mengatur kondisi suhu tubuhnya itu sendiri.

Ilustrasi Ayam

Ilustrasi Ayam

Makanan yang biasanya dikonsumsi oleh ayam tarung dapat kita pilah menjadi 3, diantaranya disimpan dalam sistem jaringan tubuhnya. Kemudian ada juga yang bisa dikonversi menjadi panas tubuh dan yang terakhir sebagai penyedia energi untuk beraktivitas. Apabila pakan yang dikonsumsi berlebihan makan bisa secara otomatis untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan normal dan juga metabolisme yang ada didalam lemak. Kelebihan pakan yang dikonsumsi oleh ayam tarung tidak bisa di eksresikan atau dibuang oleh tubuh ayam tarung itu sendiri.

Energi juga disimpan dalam banyak zat seperti protein, lemak dan juga karbohidrat dari bahan pangan. Semua bahan-bahan tersebut mengandung hidrogen dan karbon dalam suatu bentuk yang bisa dioksidasi menjadi CO2 dan juga H2O yang menunjukkan energi. Bagi yang bingung apa itu CO2 yang merupakan karbondioksida serta H20 yang merupakan air.

Banyak sedikitnya panas yang bisa diproduksi ketika pakan dicerna dengan sempurna oleh oksigen bisa kita lihat dengan alat khusus kalorimeter disebut sebagai Energi Bruto dari makanan itu sendiri, energi bruto bisa kita manfaatkan untuk tubuh ayam tarung supaya membantu proses metabolisme tadi tergantung lagi pada kemampuan pencernaannya.

Teori Thermostatik Ayam

Teori Thermostatik Ayam

Pencernaan itu adalah proses secara kimia dan juga fisika yang ada pada saluran pencernaan itu sendiri dan memproses senyawa kimia kompleks dalam makanan menjadi molekul kecil yang bisa langsung diserap oleh ayam tarung. Dan ayam juga membutuhkan nutrien lebih untuk menghasilkan performa yang tinggi pula, dengan cara memperhatikan jumlah pakan yang diberikan setiap hari. Jadi apabila semakin banyak jumlah pakan yang dikonsumsi semakin besar juga kemungkinan untuk menghasilkan energi yang lebih tinggi.

Proses pemberian pakan itu juga merupakan aktivitas yang kompleks, dari pengamatan, pencarian, pergerakan serta aktivitas sensorik dalam memakan dan mencerna. Dalam saluran pencernaan itu sendiri makanan dan zat diserap dan langsung dimetabolisme. Teori khemostatik, hipotalamus yang mengatur berbagai pengeluaran dari zat makanan dalam saluran pencernaan, penyerapan serta transportasi zat makanan. Peningkatan konsentrasi substansi tertentu bisa memberikan signal untuk berhenti makan. Indikator dari teori ini yaitu glukosa dalam darah, atau juga hormon peptida cholecystokinin yang membuat asam lemak dan asam amino mencapai duodenum.

Ayam Panas

Ayam Panas

Proses teori thermostatik yang berlandaskan pada ayam tarung akan makan apabila ingin mempertahankan suhu tubuh untuk mencegah hyperthermia, panas yang diproduksi merupakan hasil metabolisme dan pencernaan makanan yang merupakan sinyal dalam mengatur makanan itu sendiri. Sebagai contoh bahwa ayam yang habitatnya di wilayah yang panas akan mengurangi makanannya untuk menurunkan produksi panas tubuhnya. Demikian artikel hari ini, semoga bisa membantu dan juga bermanfaat untuk para pecinta sabung ayam dan bola tangkas di Indonesia 😀

Follow us on :
  • facebook
  • linkedin
  • Googleplus
  • Path
  • Twitter
  • Pinterest
  • s128
  • cf88id
  • sv388
  • 18+
  • secure
  • Support Browser :
  • browsers
banklist