Info :
Bonus Refferal 5% + 1% Setiap Mengajak Temannya Bermain Di Tempat Kami
  • bbmD3F62DE3
  • wa+855 92 233 058
  • wechatBuanabet
  • lineBuanabet

Tips Peternakan Sabung Ayam Kalkun

Lucy Luciole Sabung Ayam
20/11/2017 | 17:21

Tips Peternakan Sabung Ayam Kalkun

Anak Ayam Kalkun

Anak Ayam Kalkun

Sabung Ayam – Peternakan ayam kampung atau negeri merupakan menjadi hal yang lazim dan sudah terdapat dimanapun. Tapi, bagaimana dengan ternak ayam yang berukuran lebih besar, contohnya ayam Kalkun. Untuk mengawali usaha ternak ayam besar ini setidaknya dibutuhkan ilmu peternakan yang cukup untuk menghindari kerugian akibat matinya ayam kalkun karena terjadinya kesalahan fatal saat merawat.

Hal yang bisa dilakukan untuk membantu itu semua adalah pecinta ternak kalkun yang sudah berpengalaman akan menganjurkan hal-hal penting dalam manajemen perawatan yang baik dan benar dalam infrastruktur pendukung seperti kandang yang dipakai harus dibuat sesuai dengan karakteristik kalkunnya. Kandang yang diperlukan untuk ayam kalkun berumur 1 bulan membutuhkan kandang berukuran kotak seluas 1×1 meter persegi, dengan tinggi 60cm saja dan diberikan sumber penerangan lampu sebagai penghangat yang masih diperlukan untuk kalkun itu sendiri. Kandang bisa menggunakan material kayu maupun bambu yang rapat.

Pada usia 2-4 bulan, ayam kalkun ini baiknya dipindahkan ke kandang yang lebih besar sekitar 1,5 meter persegi dengan tinggi 120cm dan tidak lagi memerlukan sumber penerangan lampu sebagai penghangat seperti sebelumnya. Dan dengan kandang seukuran itu bisa diisi sekitar 4-6 ekor ayam Kalkun. Letak kandang yang bagus harus dibuat dengan gaya rumah panggung setinggi 1,5 meter dari tanah atau juga model tapak, dimana tanah sudah dilapisi pasir zeolite untuk membantu mengurai kotoran kalkun.

Ketika ayam kalkun berumur 2 sampai dengan 4 bulan akan dengan sengaja disatukan dalam kandang karena besar dalam kandang individu dapat membuat stres yang berakibat kematian pada ayam kalkun tersebut. Kalkun dapat hidup dengan rukun setelah umurnya lebih dari 4 bulan, kemudian ketika berumur 5 bulan pilah kalkun sesuai dengan jenis kelamin dan umurnya. Jangan lupa untuk membuat kandang lagi dengan ukuran yang lebih besar tetapi dengan sekat yang isinya hanya 1 kalkun perkandang.

Membedakan Alat Kelamin Ayam Kalkun

Kandang Ayam Kalkun

Kandang Ayam Kalkun

Kemudian hal yang akan dilakukan adalah membedakan jenis kelamin kalkun untuk mempermudah proses perkawinan, jika pada sabung ayam  lainnya selalu dilakukan pengecekan melalui kloaka (lubang dubur) tetapi pada ayam kalkun ini caranya berbeda. Pada kalkun jantan ada semacam benjolan pada lehernya, para peternak biasanya menamainya sebagai puser atau pusar. Pusar ini merupakan tonjolan yang kelak akan ditumbuhi rambut. Apabila memiliki bagian menonjol maka dapat dibenarkan bahwa kalkun itu merupakan jantan.

Pada kalkun jantan, gelambir bagian bawah pastinya lebih lebar dan memiliki benjolan yang lebih besar, dan yang terakhir adalah tonjolan pial yaitu bagian yang bergelambir diatas paruh pada kalkun jantan usia tiga bulan lebih panjang dan bisa ditarik. Dan jenis kelamin baru bisa diidentifikasi pada umur 3-4 bulan. Langkah untuk perawatan lebih lanjutnya, lepaskan kalkun dari kandang minimal 2 hari sekali ke area yang luas untuk menghindari kalkun stres. Selain itu dengan dilepas kalkun memiliki waktu untuk kawin, lamanya kawin bisa mencapai 10 menit dan dalam 1 hari kalkun jantan bisa mengawini hingga 6 kalkun betina. Jantan yang sedang birahi bisa dilihat dari pialnya yang semakin merah.

Perawatan wajib dilakukan pembersihan kandang dari segala macam kotoran yang melekat, usahakan kandang selalu terjaga kebersihannya. Jika cuaca dingin datang berilah lampu penerang guna menghangatkan secukupnya. Selalu cek lapangan setiap hari untuk memastikan kalkun dalam kondisi yang sehat. Langkah lainnya yang perlu diperhatikan ketika beternak kalkun adalah asupan pakannya, yaitu sehari 4x yang berkomposisi makanan berupa daun kelor, sawi, dedak, kedebog pisang serta konsentrat sekitar 30%.

Ayam kalkun yang sudah dewasa membutuhkan 250ml air perharinya dan  cara merawat telurnya ketika ayam kalkun sudah mulai reproduksi, setiap hari kalkun bertelur sebanyak 1 buah dan proses pengeramannya sekita 24-27 hari atau dengan mesin tetas pada suhu 37-38 derajat Celcius. Lebih diutamakan untuk proses pengeraman secara alami karena tingkat keberhasilannya lebih tinggi yaitu sekitar 60-75 % daripada cara yang dilakukan oleh mesin. Demikian artikel tentang Tips Peternakan Sabung Ayam Kalkun, semoga bermanfaat untuk para pecinta sabung ayam di Indonesia 😀

Follow us on :
  • facebook
  • linkedin
  • Googleplus
  • Path
  • Twitter
  • Pinterest
  • s128
  • cf88id
  • sv388
  • 18+
  • secure
  • Support Browser :
  • browsers
banklist